Hukum Puasa Bagi Orang Yang Tidur Sepanjang Siang Hari di Bulan Ramadhan



Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Bulan Ramadan memang selalu dinantikan umat muslim di dunia. Ini lantaran di bulan penuh kemenangan ini, apa yang dilakukan mendapat pahala berlipat ganda, termasuk tidur.

Hal ini tertuang dalam hadist yang disampaikan oleh Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman 3/1437. Hadist tersebut berbunyi : Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah. Diamnya adalah tasbih. Doanya adalah doa yang mustajab.

Namun, banyak orang yang salah mengartikan hadist tersebut dan menghabiskan bulan penuh berkah tersebut dengan tidur-tiduran semata. Mungkin diantara sohib-sohib santuy sekalian ada yang pernah tidur sepanjang siang selama puasa Ramadhan, dan baru bangun saat menjelang waktunya berbuka. Bagaimana kira-kira hukumnya?

Orang yang tidur sepanjang siang hari di bulan Ramadhan, puasanya tetap sah jika memang sebelum terbit fajar dia telah berniat puasa. Akan tetapi, haram atasnya meninggalkan shalat-shalat (di sepanjang siang itu) dan meninggalkan shalat berjamaah jika dia termasuk golongan yang wajib shalat berjamaah di masjid.

Jika dia melakukan itu, maka berarti dia telah meninggalkan dua kewajiban (yakni kewajiban puasa dan shalat), dia sangat berdosa karena meninggalkan keduanya. Kecuali jika perbuatan seperti itu bukan kebiasaannya, artinya sangat jarang dia melakukannya, dan dia pun tetap berniat mengerjakan shalat.

Berkaitan dengan itu pula, sungguh sangat disayangkan bahwa banyak orang yang membiasakan diri begadang sepanjang malam di bulan Ramadhan, lalu ketika telah dekat waktu terbit fajar, mereka segera makan sahur kemudian tidur sepanjang siangnya. Dengan keadaan seperti itu, mereka meninggalkan sholat-sholat di waktu siang, padahal sholat lebih ditekankan dan lebih diwajibkan daripada puasa, bahkan tidak sah puasa orang yang tidak shalat. Perkara ini sangat berbahaya sekali.

Begadang di waktu malam yang menyebabkan ia tertidur sehingga tidak mengerjakan sholat di waktu siang, adalah begadang yang haram. Kemudian jika begadang itu hanya untuk main-main atau untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang diharamkan, maka perkaranya jadi lebih berbahaya lagi.

Perbuatan dosa akan lebih besar dosanya dan lebih parah bahayanya ketika dikerjakan di bulan Ramadhan, demikian juga ketika dikerjakan di waktu-waktu atau tempat-tempat yang memiliki keutamaan. (Fatwa Syaikh Shalih Al-Fauzan dari kitab Al Muntaqa Min Fatawa Asy Syaikh al Fauzan).


Demikianlah sedikit penjelasan mengenai hukum puasa bagi orang yang tidur sepanjang siang hari di Bulan Ramadhan. Wallahu A'lam Bishawab.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hukum Puasa Bagi Orang Yang Tidur Sepanjang Siang Hari di Bulan Ramadhan"

Posting Komentar